Giant Gippsland, Cacing Tanah Raksasa

Giant Gippsland, Cacing Tanah Raksasa РCacing tanah merupakan hewan yang termasuk ke dalam filum Annelida. Cacing tanah dari memiliki beberapa jenis misalnya jenis Lumbricus yang berbentuk pipih atua cacing tanah jenis Pheretima dengan beluk gilik panjang dan juga silindris yang memiliki warna merah keunguan. Cacing tanah merupakan salah satu hewan yang dapat membantu untuk menyuburkan tanah sehingga tanah tersebut dapat digunakan sebagai media tanam bagi tumbuhan.

Namun, di Australia tepatnya di Gippsland terdapat cacing tanah berukuran raksasa dan merupakan cacing tanah terbesar yang pernah ditemukan. Cacing terbesar tersebut memiliki panjang kurang lebih 2 meter jika dibandingkan dengan cacing tanah biasa yang memiliki panjang sekitar 77 cm dengan tebal 2.5 cm, cacing tersebut merupakan cacing tanah raksasa.

Penemuan cacing raksasa dengan nama Giant Gippsland Earthworm tersebut dimulai sekitar tahun 1870-an. Awalnya para penemu menamai cacing ini dengan nama Megascolides Australis namun lebih dikenal dengan nama cacing tanah raksasa gipsland. Cacing tanah dewasa memiliki panjang tubuh hampir 1 meter namun jika tubuhnya berkontraksi dan memanjang memiliki panjang yang lebih dari 2 meter dan berat cacing dewasa sekitar 200 gr.

Cacing tanah gipsland hanya dapat ditemukan di Lembah Sungai Bass yang berada di sebelah selatan Gippsland yang hanya memiliki luas 100.000 hektar dan berbatasan dengan kota lock, Koromburra, Warragul. Cacing tersebut hanya dapat hidup di tempat yang memiliki tingkat kelembaban yang tinggi. Liang cacing tersebut berada di bawah permukaan tanah yang memiliki kedalaman 1-1.5 meter jika dibandingkan dengan cacing tanah biasa yang berada di kedalaman 0.5 meter.

Cacing tanah tersebut telah masuk ke dalam daftar dari spesies yang terancam punah dan harus dilindungi di bawah pengawasan Victoria Flora dan Fauna Guaramtee Act semenjak kedatangan manusia dan membangun pemukiman di daratan Gipsland yang dahulunya merupakan hutan eukaliptus. Selain manusia, ancaman lain berasal dari diri cacing tersebut karena cacing gipsland memiliki tingkat pertumbuhan lambat dan tingkat reproduksi rendah. Hal tersebut dikarenakan telur besar dengan panjang 4-7 cm hanya terdapat bayi cacing tunggal dan tidak terkadang untuk menetas memerlukan waktu lebih dari 1 tahun.

Baca Juga : Manusia Transparan, Komentar Sosial dari Liu Bolin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cara dan Ragam © 2017 Frontier Theme