Penemuan Stonehenge di Danau Michigan

Penemuan Stonehenge di Danau Michigan – Di Danau Michigan, Amerika serikat telah ditemukan sebuah batu yang memiliki susunan, seperti bentuk lingkaran, dan ukiran seekor mastodon serta beberapa ukiran lainnya.

Tepatnya di bawah danau Michigan dengan kedalaman 40 kaki ini ditemukan bebatuan tersebut. Profesor yang bernama Mark Holley ialah seorang yang menemukan batu berusia sekitar 10.000 tahun lebih. Dimana pada usia tersebut termasuk pada usia dimana terdapat keberadaan dari mastodon dan juga manusia di bumi ini.

Penemuan heboh nan besar

Penemuan bebatuan ini pun semakin membuat heboh dan ragam pertanyaan bermunculan. Apakah sebenarnya bebatuan itu dan kenapa bisa ada di danau tersebut dengan usia yang telah tua itu? Hingga beberapa pertanyaan lain yang nantinya akan terjawab ketika dilakukan penelitian yang lebih lanjut oleh pihak ahlinya, yaitu para peneliti itu sendiri.

Kisah awal penemuan batuan di dasar danau

Kisah penemuan bebatuan ini dimulai dari Profesor Holley tersebut bersama temannya yang bernama Brian Abbott sedang melakukan penelitian Danau Michigan. Objek dari penelitian ini adalah bangkai kapal. Akan tetapi, dengan perlengkapan sonar yang digunakan untuk mendeteksi bangkai kapal tersebut, justru mendeteksi adanya bebatuan aneh di dasar danau dengan membentuk beberapa formasi. Hingga akhirnya, semakin dilanjutkan penelitian itu, semakin ditemukan bebatuan lain yang tak lain ialah batu yang diperkirakan bernama mastodon. Namun itu semua akan terjawab dari beberapa penelitian yang akan dilakukan, guna mendapatkan informasi yang lebih valid atas penemuan tersebut.

Temuan lain dalam satu danau

Pada sebelumnya, di danau tersebut juga mempunyai situs bebatuan yang seperti Stonehenge. Hingga akhirnya para arkeolog tersebut meneliti bangkai kapal dan juga bebatuan yang telah ditemukannya itu untuk menjawab semua misteri itu. Karena, dengan bergabungnya beberapa penemuan tersebut, menjadikan sebuah misteri Stonehenge yang berada di danau Michigan ini. Dari tindakan ini, terdapat perwakilan dari Museum paleontologi Universitas Michigan yang tertarik untuk mempelajari kelanjutan dari penemuan tersebut. Sehingga, saat kini hanya perlu menunggu keputusan serta hasil dari proses penelitian yang tengah dilakukan oleh para ahli tersebut.

Baca Juga : Kreasi Stonehenge dari Mobil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cara dan Ragam © 2017 Frontier Theme